[Review] The Body Shop Tea Tree Facial Wash

September 29, 2017
Hai Dear! Today, here the content about The Body Shop Tea Tree Facial Wash. Yay!

Mungkin kalo kalian udah baca post sebelumnya tentang Acnes Creamy Wash, alesan aku masih sama yaitu how to get rid pimples. Terus kenapa harus ambil produknya The Body Shop? Karena sebelumnya aku udah pake Skin Clearing Lotion-nya dan aku suka banget. 


Some people said kalo coba serangkaian produknya Tea Tree mungkin hasilnya bakal lebih maksimal. Jadi aku pikir nggada salahnya buat nyoba. Apalagi banyak review positif tentang pengguna The Body Shop, cuman butuh proses agak lama buat dapet hasil yang diinginkan.

Beberapa minggu lalu kebetulan aku sempet pergi ke Surabaya dan mampir ke counternya The Body Shop di Tunjungan Plaza. But sadly ngga bisa bawa pulang apa-apa karena starter kit Tea Tree series yang aku cari lagi kosong. Alhasil terpaksa beli online lagi. 

And here how it looks like!


Dari design  lebih simpel dari pada yang dulu. Dikemas dalam botol plastik sebesar 60 ml berwarna hijau dan harga resmi dari counternya IDR 49K.
Untuk ukuran normalnya 250 ml dijual dengan harga IDR 129K.

Facial wash diklaim dapat membantu membersihkan kotoran dan mengurangi minyak berlebih pada wajah. And suitable for blemished skin. 

Teksturnya kaya gel hijau bening, khas aroma tea tree. Pas pertama kali aku pake, the smell reminds me with Larissa Tea Tree Opaque facial foam. Jadi kangen. *Eh
And  i don't mind at all with that smell. 

Yang bikin aku suka adalah facial wash ini menghasilkan busa yang sangat sedikit. Awal-awal emang berasa aneh cuci muka tapi nggada busa. Oh iya, waktu facial washnya diusapin ke muka, sempet ada cooling sensation beberapa detik di area atas bibir.  Tapi pas udah dibilas, kerasa bersih dan seger di muka.

Ingredientsnya terdiri atas berikut ini.


Masih ada alkoholnya ya? Tapi jangan berprasangka buruk dulu. Jenis alkohol yang digunakan adalah alkohol denat. Dimana alkohol denat merupakan alkohol yang telah mengalami proses denaturasi. Fungsinya sendiri biasanya sebagai pelarut dalam produk skin care.
Buat lebih jelasnya bakal aku share fungsi alkohol dan penggunaannya dalam kosmetik di lain artikel ya. Karena bakalan panjang!

Facial wash ini mengandung puriying Tea Tree Oil yang diekstrak dari Melaleuca Alternifolia Leaf yang berfungsi sebagai antiseptik, mengatasi peradangan, mengontrol kelebihan minyak, dan menenangkan kulit sensitif.

Masih nggatau produk ini bakal habis dalam berapa bulan. Tapi kayanya bisa lebih dari sebulan karena buat urusan pemakaian produk aku termasuk orang yang hemat.

Like:
- menghasilkan sedikit busa
- mengurangi redness
- ngga bikin wajah kering

Dislike:
- none

Rate:
****/5

Hasilnya?
Dari sekian review yang aku baca, rata-rata mengatakan butuh sekitar 3 sampai 4 minggu sampe keliatan hasilnya. Terhitung dari 25 September 2017 aku mulai make, artikel ini bakal di update lagi waktu 1 bulan/3 bulan berikutnya. I have taken some photos of my face's condition before using this product. So we can compare what's different before and after.

So far, setelah 4 hari pemakaian (28 September 2017) jerawat kecil-kecil di jidat malah pada keluar dengan 3 jerawat (agak) besar di antara alis kanan dan kiri. Gitu juga sama 2 jerawat di pipi dengan ukuran yang masih normal. Idk it's purging or not, but i'm pretty sure that it isn't break out. Jadi aku masih akan melanjutkan pemakaian sampe maksimal 3 bulan. Kalo sampe 3 bulan engga ada perubahan atau produk ini malah make it worse, it means that i should stop.

Here the picture after using it for 6 days. Udah mulai kalem dan kempes, dibantu kompres NaCl di malem harinya. Still waiting the result in a month.

Here how my forehead and cheeks looks like. 
Jadi kalo ada yang bilang mukanya fine-fine aja. No. Itu cuma ada di foto dan gara-gara kecover make up. Aslinya kaya jalanan pedesaan. Hhh~


Redness nya udah mulai berkurang sama struktur kulitnya lumayan membaik. Tips juga kalo lagi jerawatan, ada baiknya pas cuci muka nggausah digosok berlebihan karena hanya akan memperparah kondisi kulit kamu. :)
Dan ketika produk yang kamu pake ngga cocok di kulit kamu. It doesn't mean kalo produk itu jelek. Mungkin memang ada beberapa ingredientsnya yang ngga bisa diterima oleh kulit. Anw, good things take time.

No comments:

@rynryani. Powered by Blogger.