[Review] Make Over Intense Matte Lip Cream

June 26, 2018
Hi Dear!
Assalamualaikum ... Anw karena masih dalam suasana lebaran, minal aidzin wal faidzin yaa!! Semoga masih diberi kesempatan buat ketemu lebaran berikutnya ❤

Sedikit cerita kemaren aku hampir semingguan mudik ke rumah Uti dan disana anginnya kenceng banget, tapi angin kering. Jadinya pulang-pulang muka sama bibirnya jadi iritasi dan pecah-pecah. Padahal minum air putihnya juga udah banyak sih. Akhirnya terapi pake air infus lagi buat mukanya, sedangkan bibirnya aku rajin olesin minyak zaitun. Semenjak itu aku jadi sering make Viva Face Tonic yang Bengkuang as my second layer toner. I may review it later for you dear.

Dan pas balik ke Madiun, ngga ngerti habis keracun apa tau-tau pengen beli lip cream dan sempet galau mau beli LT Pro lagi atau cobain Make Over. Honestly aku masih penasaran banget sama produknya Make Over, karena emang belum pernah punya satupun. As you know kalo Make Over ini sering banget dikira produk luar, padahal mah se-pabrik sama Wardah yaitu produksi PT Paragon Technology and Innovation. And here it is ...


What i am concern of, aku harap yang membedakan keduanya bukan hanya packagingnya, tapi emang bener-bener dengan formula atau performance yang berbeda. Dilihat dari packagingnya, desain kemasan make over memang terlihat lebih pro. Kalo kalian bandingin kedua produk ini juga memiliki rentang harga yang berbeda dimana produk make over memiliki harga jual lebih tinggi dari  wardah.


Lip cream wardah yang terakhir aku beli menurut aku performanya ngga begitu tahan lama, bisa dibilang sesuai dengan harganya yang cuma dibandrol sekitar 60-70K aja. And as what i have written here, disitu juga aku tulis kalo lip cream wardah gampang banget leber di leher tubenya. Karena keduanya berasal dari satu pabrikan yang sama, jadi makin penasaran apa Make Over juga bakal kaya gitu?

Kemasan Make Over didominasi warna hitam dengan highlight tulisan berwarna silver. Kemasannya punya dimensi yang sama kaya LT Pro, kecil jadi gampang diselipin dimana-mana.


Berbeda dari wardah, kuas aplikator make over ngga elastis atau kaku. Jadi, si ujung kuas aplikator wardah bisa lentur (digerakin) mengikuti pola bibir waktu diaplikasiin. Nah kalo untuk panjangnya, kuas apliaktor make over memiliki panjang yang sama kaya punya LT Pro. Misalpun ada selisih hanya 1 atau 2 mm.

Oh iya, meskipun dengan desain kemasan yang berbeda dari wardah ... Tapi lip cream ini sayangnya masih leber di mulut atau leher tube. Padahal mah makenya juga udah ati-ati banget. 


Soal tekstur, Make Over punya tekstur yang lebih creammy dibandingkan Wardah. Dan memang setelah beberapa hari pemakaian, lip cream ini lebih ngga bikin bibir kering walaupun hasil akhirnya matte. Apalagi aromanya soft banget, kaya aroma biskuit dari kejauhan wkwk. Gimana ya jelasinnya? Pokoknya ngga lebay dan aku suka.

Waktu kemaren beli lip cream ini aku langsung beli di counternya (di salah satu Mall), karena pasti stock pilihan warnanya akan jauh lebih banyak dan biasanya lebih memberi kebebasan waktu buat si pembeli milih atau nyobain produknya. Sedangkan kalo di toko kosmetik, saking penuhnya pembeli jadi buat tanya-tanya dulu atau milih warna terlalu lama bakal kerasa engga nyaman.



Which one of color did i choose? Masih ke warna-warna nude yaitu Secret (03), meskipun kemaren sempet tertarik sama satu warna yaitu Dainty (013) tapi sayangnya masih kurang PD buat make warna-warna bold, karena kesannya di wajah juga bakal lebih teges. Well, mungkin lain kali bisa cobain Dainty atau Vogue (019). :)

Oh iya tips ketika kalian cobain di lip cream atau lipstick di counter, pastiin kalian cobainnya di bibir dan jangan di swatch di tangan. Karena apa? Karena warna yang akan muncul di bibir dan di tangan berbeda. Warna dasar bibir kalian juga ikut menentukan hasil akhir warna lip cream yang dipoleskan, bisa jadi warna yang keluar tidak cukup pigmented untuk menutupi kekurangan seperti warna bibir yang gelap.

Bisa dibilang performa dari lip cream Make Over ini cukup mengesankan, selain hasil akhirnya ngga (begitu) cracky, lipcream ini cukup pigmented untuk menutupi warna bibir yang sedikit gelap. Luckily this one is not transfer proof jadi aman buat dipake tanpa khawatir ngebekas dimana-mana. Cuma ya tetep kalo dibuat minum es pake sedotan somehow dia masih ngebekas di sedotannya. Sedangkan kalo habis makan makanan berminyak, bagian yang mulai pudar cuma bagian dalam bibir bawah, itupun cuma sedikit dan yang sisi lainnya masih stay on. Tapi tenang aja, meskipun daya tahannya cukup baik, lipcream ini bakal langsung ilang begitu kena micellar water kok. :)


Foto pertama ada foto asli bibir aku tanpa make apapun, tipe warna bibir yang gelap terutama di bagian tepinya. Untuk kedua foto ini aku sama sekali ngga make filter, warna ini hasil penyesuaian kamera aku dari komposisi warna yang ada. Karena di foto kedua ada warna yang lebih cerah (dari lipcreamnya), akhirnya tone kulit juga keliatan lebih cerah. 

Sama halnya kaya kalian bandingin tone kulit muka kalian pas make lipscream/lipstick/liptint dan engga. Pasti pas engga pake keliatan lebih pale dan kusam. 
And from this photos too, i let u guys know that my skin condition was much way better right now. Jadi kalo kalian mau lepas krim dokter harus sabar, harus lebih sabar lagi dengan segala jerawat yang muncul setelahnya dan trial error skin care di muka kalian juga. Keep on fighting!

Like:
- aromanya soft
- tekturnya meskipun creammy tapi ngga berat di bibir
- ngga transfer proof
- warna pigmented

Dislike:
- lipcream sering leber di mulut/leher tube

Price:
IDR 100K, netto 6.5gr

Rate:
****/5

Repurchase?
Maybe i'll try the different shade


That's all my review dear and if you have any recommendation Lip Balm for me please leave comment on this section bellow... 

Semoga harimu menyenangkan!

No comments:

@rynryani. Powered by Blogger.